Berawal dari tepi pembaringan ,
Kuawali hari yg membosankan,
Sebosan si Kuncung tanpa mainan,
Padahal baru saja kumainkan mainan,
Mainan yg berserakan, berserakan di tepi jalan,
Jalanan jalang yg jarang orang mau berkawan,
Aneh bukan,
Di jalanan jalang yg orang enggan berkawan,
Orang-orang bergerombolan dan berkawanan,
Di jalanan jalang yg katanya tak terambah peradatan,
Aku yg baru dan tak tahu laku yg harus dilakukan,
Dengan etika jalanan, disambutnya aku dengan pelukan,
Peluk hangat tanda perkawanan, berkawan jalang jalanan
Kini, tak tahu aku berapa lama aku berkawan,
Bermain dengan mainan jalang jalanan,
Ketika bosan, adakah tempat untuk pelarian
Aji Sura,14 Mulud 1947

Leave a Reply