Kartasura Surakarta, Mataram Islam,
Trah Wilwatikta yang menjelma Surakarta,
Jawa yang terjarwa dalam budaya,
Surakarta, titik puncak putaran berita dan cerita,
Cerita-cerita penjarah sejarah merah,
Dan kadang bertumpah darah,
Sang pemberontak yang juga punya otak,
Rangsang sumbu pendek anomali yang terjadi,
Kandang banteng dengan benteng-benteng membentang,
Intrik kuasa berkuasa, asa meraja jawa,
Raden Sahid dan Mangkubumi melepas mukti,
Mendapat mukti lalu mati,
Yasadipura dan segudang sastra jarwannya,
Ranggawarsita dan cerita kalatidha,
Centhini yang tersembunyi, sembunyi bernyanyi,
Kanjeng Sunan Pakubuwana Kesedasa,
Agung namanya, juga jasanya,
Penyair-penyair seperti menyihir begitu mahir,
Menulis pahit getir manis dalam syair,
Intrik politik tak sekedar menggelitik,
Aidit menjemput maut,
Pak Harto meretas kuasa,
Reformasi yang kini teranggap basi,
Dan kini, modernisasi dan globalisasi diantaranya tradisi
 
Solo200513

Leave a Reply